“Wah, kamu Cantik Sekali.”


Bertahun-tahun aku menunggu kalimat itu dilontarkan untukku, dari orang lain bukan dari keluargaku.

DISCLAIMER : Ini adalah testimoni nyata tanpa rekayasa dari pelanggan kami, hasil setiap orang berbeda karena berbagai faktor yang bisa mempengaruhinya.

Aku seorang wanita berusia 45 tahun. Aku seorang guru disalah satu sekolah swasta di Jakarta. Aku memiliki 2 orang anak. Suamiku pun seorang guru namun di sekolah yang berbeda. Sebagai seorang wanita tentu menjadi cantik adalah keharusan. Namun berbeda dengan aku yang telah berusaha untuk mewujudkan itu. Aku wanita yang mempunyai wajah hitam kusam tampak tak terawat. Pasti semua tahu kan bagaimana tidak cantiknya punya wajah seperti ku. Belum lagi hidungku yang pesek dan mata yang tidak indah yang sangat mengurangi estetika wajah. Bentuk tubuhku yang pendek dan gemuk, jauh dari kata ideal walaupun aku sudah berkeluarga.

Gara-gara bentuk wajah yang Tidak Proporsional ini aku mengalami Gangguan Psikis. Pengalaman menyedihkan sering aku terima ketika aku berkumpul dengan teman-temanku. Ada saja cibiran berbalut candaan yang aku terima setiap kali berkumpul. Seolah-olah penghinaan adalah temanku saat itu. Pengalaman yang tidak menyenangkan itu terjadi bertahun-tahun, terkadang aku suka menangis sendiri dikamar ketika tidak ada siapa-siapa. Terkadang suamiku pun bersikap seolah tak peduli dengan apa yang aku alami. Seringkali suamiku memuji wanita lain saat sedang bersamaku.

Karena hal itu, aku sering bertengkar dengan dia, enggan berkumpul dengan teman-temanku, aku tidak suka dengan keramaian, aku lebih suka menyendiri, tidak percaya diri dan banyak masalah mental lainnya yang berdampak pada kedekatanku dengan keluarga. Selain Permasalahan Psikis aku juga mendapati permasalahan yang mempengaruhi aktivitas sehari-hari yang sering berdatangan karena wajah jelek. Ketika orang lain bisa unggah foto cantik di social media, aku hanya bisa membayangkan saja. Walaupun banyak aplikasi handphone yang menampilkan filter kamera yang cantik tetap saja tidak memberikan kepuasaan tersendiri. Saat ada perkumpulan ibu-ibu arisan, ketika ada sesi foto bareng, aku bingung harus berekspresi seperti apa. Walaupun sudah dibalut dengan pakaian yang bagus, tetap saja tidak sesuai dengan wajahku. Tetap saja jelek. Itu semua sangat menyedihkan bagiku.

Jikalau saja kecantikan tidak menyumbangkan BEBAN PSIKIS untuk aku, maka aku akan tetap bisa menikmati hidup ini apa adanya. Akan tetapi aku seorang wanita, bukanlah seorang wanita menginginkan wajah cantik ? Bahkan cantik yang ideal bagiku adalah ketika ada orang lain yang mengucapkan bahwa aku cantik. Maka aku telah sukses membuat diriku cantik dengan penilaian orang lain. Sehingga aku tidak akan mendengarkan olokan mereka lagi. Aku menginginkan cantik maksimal. Sehingga orang-orang memujiku bahwa aku cantik, disitulah letak kepuasaanku untuk membalas sakit hatiku yang telah lalu. Aku juga ingin menunjukkan bahwa aku yang dulu dihina jelek dan diremehkan bisa menjadi cantik dan mengagumkan.

Aku ingin menunjukkan kepada dunia bahwa aku mendapatkan pujian cantik dari orang yang aku cinta, teman dan lainnya. Berbagai cara aku lakukan untuk menjadi cantik. Saat itu aku memutuskan untuk melakukan perawatan ke beberapa klinik kecantikan. 

Segala produk pemutih dari klinik kecantikan yang berharga mahal aku coba. Sampai aku mengurangi pengeluaranku demi membeli produk kecantikan. Demi menginginkan hasil yang lebih cepat tanpa menunggu proses, aku berganti menggunakan produk pemutih yang dosisnya lebih tinggi. Namun hasilnya malah membuat kulitku iritasi, kulitku merah membengkak, dan aku baru menyadari bahwa kulitku cukup sensitive untuk memakai produk itu. Namun semua itu tidak membuatku menyerah, karena aku memutuskan bahwa sampai kapanpun aku tak pernah berhenti untuk menjadi cantik.

Singkat cerita, ketika aku sedang membuka sosial media, ada iklan yang berkaitan dengan permasalahan yang sedang aku alami, aku tertarik untuk mencari tahu infonya lebih jelas lagi. Setelah aku membaca dan melihat testimoni dari wanita yang mengalami masalah kulit wajah sepertiku, saat itu juga aku langsung menghubungi customer care dari produk tersebut. Setelah menceritakan keluhan yang aku alami, aku direkomendasikan untuk menggunakan AMURA EXPERT SERUM dengan jaminan garansi jika gagal dalam melakukan perawatan dengan produknya.

Namun, AKU NYESEL!! IYA AKU NYESEL KENAPA AKU HARUS TERPURUK TERLALU LAMA KARENA TIDAK TAHU ADA SERUM SEBAGUS INI

DISCLAIMER : Ini adalah testimoni nyata tanpa rekayasa dari pelanggan kami, hasil setiap orang berbeda karena berbagai faktor yang bisa mempengaruhinya.

Banyak banget deh manfaat yang aku dapet setelah pakai serum ini. Belum genap sebulan flek hitam diwajahku memudar, tentu saja hal ini kebahagiaan sendiri. Kebahagiaan memang datang dari diri sendiri, tetapi setelah aku routine menggunakan Serum Amura ini, kebahagiaan ku bertambah. Aku yang tadinya malas jika diajak keluar oleh teman-temanku, kini aku semangat karena setiap kali aku jalan seringkali teman-temanku memuji kalau aku sekarang lebih cantik, merekapun senang melihat wajahku yang glowing tanpa flek hitam sekarang, dan tentunya hal ini membuat mereka iri kalau selfie bareng aku, karena wajahku yang paling bersinar dari ibu-ibu lainnya. Hehe… dan yang paling happy adalah suamiku makin lengket, memuji aku terus.

Konsultasi Langsung Gratis

PT Sinergi Ayu Semesta Telah Memasarkan Produk Skincare Dari Tahun 2016
Kantor Sales/Marketing PT Sinergi Ayu Semesta
Jl. Cimanggu Permai No. 55 Sailendra Residence, Tanah Sareal Kota Bogor-Indonesia